LXQt adalah lingkungan desktop modern yang sangat ringan, hasil penggabungan proyek LXDE-Qt dan Razor-qt. Berbeda dari pendahulunya LXDE yang menggunakan GTK, LXQt dibangun menggunakan Qt Framework, sehingga tampilannya lebih modern dan konsisten tanpa mengorbankan kecepatan.
Dengan konsumsi resource yang rendah, fleksibilitas tinggi, dan desain modular khas open-source, LXQt menjadi pilihan tepat untuk komputer lama maupun perangkat yang membutuhkan kecepatan.
1. Latar Belakang LXQt
Pada awalnya, LXDE dikembangkan menggunakan toolkit GTK. Namun setelah GTK beralih ke GTK3, pembuat LXDE (Hong Jen Yee / PCMan) merasa kinerja GTK3 terlalu berat untuk tujuan LXDE. Ia kemudian bereksperimen dengan versi Qt, yang akhirnya melahirkan LXDE-Qt.
Setelah itu, komunitas Razor-qt menggabungkan proyeknya dengan LXDE-Qt, sehingga terciptalah LXQt.
Sejak saat itu, LXQt menjadi penerus resmi LXDE, terutama karena:
-
lebih cepat dari GTK3
-
tampil lebih modern
-
dukungan pengembangan lebih aktif
LXDE masih ada, tetapi pengembangannya minimal.
2. Tampilan dan Konsep LXQt
LXQt mengadopsi gaya desktop klasik namun modern:
-
panel bawah atau atas
-
system tray
-
menu aplikasi
-
icon desktop
-
window manager (biasanya Openbox atau KWin)
-
file manager dengan tab
Tidak ada efek berat, animasi besar, atau fitur yang menguras sumber daya. Fokus utamanya adalah kecepatan dan efisiensi.
3. Komponen Utama LXQt
LXQt bersifat modular, sehingga setiap komponennya bisa diganti sesuai kebutuhan.
✔ PCManFM-Qt
Versi Qt dari file manager klasik PCManFM.
Fitur:
-
tab browsing
-
handle perangkat eksternal
-
very fast file listing
-
integrasi mount otomatis
✔ LXQt Panel
Panel ringan dengan applet seperti:
-
menu aplikasi
-
launcher
-
taskbar
-
system tray
-
clock
-
volume control
-
network indicator
✔ LXQt Session
Mengatur autostart, environment, dan session control.
✔ LXQt Appearance
Mengatur tema Qt, ikon, warna, dan font.
✔ LXQt Configuration Center
Pusat pengaturan LXQt dalam satu tempat.
✔ Openbox atau KWin (Window Manager)
LXQt tidak punya window manager bawaan, sehingga pengguna bisa memilih:
-
Openbox (paling ringan)
-
KWin (lebih modern + efek)
-
Fluxbox
-
Xfwm4
4. Fitur Unggulan LXQt
⚡ 1. Konsumsi Resource Sangat Rendah
LXQt hanya menggunakan sekitar 300–500MB RAM setelah boot.
Ini menjadikannya salah satu DE modern paling ringan saat ini.
⚡ 2. Tampilan Modern dengan Framework Qt
Qt menawarkan:
-
rendering lebih halus
-
konsistensi UI lebih baik
-
dukungan teknologi modern
⚡ 3. Modular
Tidak seperti GNOME/KDE yang kompleks, LXQt memungkinkan pengguna memilih sendiri komponen pendukungnya.
⚡ 4. Fleksibel
Dapat di-custom:
-
tema
-
panel layout
-
applet
-
window manager
⚡ 5. Sangat Cocok untuk Hardware Lawas
Perangkat <2GB RAM tetap dapat menjalankan LXQt dengan baik.
5. Kekurangan LXQt
❌ Kurang Kaya Fitur Dibanding KDE Plasma
Tidak ada:
-
efek animasi berat
-
integrasi aplikasi KDE lengkap
-
fitur kustomisasi ekstrem
❌ Tampilan Default Terkesan Sederhana
Meskipun modern, LXQt bukan DE “cantik” secara default.
❌ Belum Mendukung Wayland secara penuh
LXQt masih fokus pada X11 untuk performa optimal.
6. LXQt vs LXDE
| Fitur | LXDE (GTK2) | LXQt (Qt) |
|---|---|---|
| Toolkit | GTK2 | Qt5/Qt6 |
| Kecepatan | Sangat ringan | Ringan tapi modern |
| Pengembangan | Hampir berhenti | Aktif |
| Tampilan | Klasik | Modern |
| File Manager | PCManFM | PCManFM-Qt |
| Kompatibilitas | Distro lama | Distro modern |
Kesimpulannya: LXQt adalah penerus LXDE yang lebih modern dan terus berkembang.
7. Cara Install LXQt
Ubuntu/Debian/Mint
sudo apt install lxqt
Fedora
sudo dnf install @lxqt-desktop
Arch Linux / EndeavourOS
sudo pacman -S lxqt
Window manager yang direkomendasikan:
sudo pacman -S openbox
8. Siapa yang Cocok Memakai LXQt?
LXQt cocok untuk:
-
komputer tua (RAM 1GB atau 2GB)
-
Raspberry Pi
-
laptop low-end
-
pengguna yang suka desktop klasik tapi modern
-
pengguna yang tidak membutuhkan efek visual berat
-
distro ringan seperti:
-
Lubuntu (versi baru)
-
Manjaro LXQt
-
Fedora LXQt Spin
-
9. Kesimpulan
LXQt adalah lingkungan desktop yang menawarkan keseimbangan ideal antara tampilan modern dan konsumsi resource yang rendah. Dengan modularitas tinggi, stabilitas kuat, dan dukungan Qt yang luas, LXQt menjadi penerus alami LXDE untuk era desktop Linux saat ini.
Untuk penggunaan harian, LXQt sangat cocok bagi pengguna yang ingin:
-
desktop cepat
-
tampilan rapi
-
kinerja stabil
-
minim resource
Baik untuk komputer baru maupun lama.
